MASALAH TRANSPORTASI

 

 PENGGUNAAN SIMULASI UNTUK PEMECAHAN MASALAH TRANSPORTASI

Latar Belakang Masalah

Secara umum sebagian besar masalah transportasi darat yang sering terjadi adalah, kemacetan lalu lintas, trayek-trayek yang tumpang tindih, volume pelayanan tidak sesuai dengan jumlah penumpang serta efisiensi yang rendah. Dengan melakukan simulasi melalui komputer untuk masalah transportasi tersebut, yakni dengan parameter jumlah antrian, menentukan waktu keberangkatan bus (headway) pada shelter keberangkatan, dapat ditentukan jumlah armada bus yang optimal untuk suatu trayek tertentu, dapat ditentukan penjadwalan bus dan sebagainya.

Makalah ini mendeskripsikan usaha penentuan jumlah bus yang optimal pada perencanaan busway kota Yogyakarta. Pada model awal yaitu sistem dengan jadwal keberangkatan bus pada menit ke-0, ke-5, ke-10, ke-25 dan seterusnya, diperlukan 18 bus yang memiliki kapasitas penumpang perhari 15.352. Model alternatif 1 dengan jadwal keberangkatan bus setiap 5 menit berkapasitas 21.812 penumpang per hari. Pada model alternatif 2 dengan jadwal keberangkatan bus pada menit ke-0, ke-5, ke-10, ke-18 dan seterusnya, kapasitas penumpang perhari 20.140. Sedangkan pada model alternatif 3 dengan jadwal keberangkatan bus setiap 3 menit, kapasitas penumpang perhari mencapai 31.996. 

Penelitian ini menunjukkan jadwal keberangkatan awal bus, jumlah penumpang potensial

Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

Apakah dalam penelitian ini jumlah bus pada busway Yogyakarta dengan menggunakan jadwal keberangkatan dapat optimal dan bagaimana dengan jumlah penumpang yang potensial ?

Tujuan Penelitian

  • Meminimalkan jumlah antrian
  • Menentukan durasi traffic light
  • Menentukan waktu keberangkatan dan kedatangan bus pada shelter
  • Menentukan jumlah optimal bus untuk suatu trayek
  • Menentukan trayek optimum
  • Menentukan penjadwalan bus

Model Penelitian

Studi simulasi ini merupakan proyek dan sebagai suatu proyek, terdapat kegiatan-kegiatan dan tahapannya.Tahapan membangun model simulasi secara garis besar meliputi :

  • Identifikasi masalah
  • Penentuan tujuan
  • Pengumpulan data
  • Membangun model
  • Verifikasi dan validasi
  • Eksperimen simulasi
  • Interpretasi output
  • Dokumentasi dan laporan

 

Untuk membangun model simulasi tersebut diperlukan data sebagai berikut :

  • Data lokasi shelter busway
  • Data waktu tempuh antar shelter
  • Data waktu singgah di shelter antara
  • Data waktu singgah di shelter keberangkatan
  • Data penumpang potensial
  • Peta rute busway

Busway ini nantinya akan beroperasi dari pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB. Melewati jalur yang telah ditentukan mulai shelter IAIN sampai shelter Ngabean. 

Hasil

Model Simulasi Tahap Awal

Pada model awal diperoleh hasil bahwa penumpang yang dapat diangkut setiap harinya oleh sistem ini sebanyak 15.352 orang. Jumlah ini kurang dari batas minimum kapasitas bus. Jumlah bus yang dibutuhkan sebanyak 18 buah bus.

Model Simulasi Alternatif

Terdapat tiga model alternatif, yang mempunyai perbedaan pada jadwal keberangkatan awal bus. Pada model alternatif 1 jadwal keberangkatan bus setiap 5 menit; sedangkan model alternatif 2 merubah jadwal keberangkatan menjadi menit ke 0, 5, 10,18 dan seterusnya; dan pada model alternatif 3 jadwal keberangkatan bus di ubah menjadi setiap 3 menit.

 Kesimpulan

  • Model awal yaitu sistem dengan jadwal keberangkatan bus pada menit ke-0, ke-5, ke-10, ke-25 dan seterusnya. Model alternatif 1 dengan jadwal keberangkatan bus setiap 5 menit, pada alternatif 2 jadwal keberangkatan bus pada menit ke-0, ke-5, ke-10, ke-18 dan seterusnya, serta alternatif 3 dengan jadwal keberangkatan bus setiap 3 menit
  • Hubungan antara jadwal keberangkatan, jumlah bus dan keterangkutan penumpang dapat dilihat pada tabel di bawah ini;

 

Parameter Model Awal Model

Alternatif 1

Model

Alternatif 2

Model

Alternatif 3

Total Entries 201,7 286,7 265,1 400,8
Jumlah Bus 18 26 24 42
Kapasitas Penumpang per hari 15.352 21.812 20.140 31.996

 

  • tabel analisis keuangan
Model Net Present Value Internal Rate of Return Payback Period Profitabiliy Index
Awal – 12,977 18,22 % 5,33 Tahun 0,68
Alternatif 1 – 26,026 13,60 % 7,10 Tahun 0,51
Alternatif 2 – 19.327 16,56% 7,23 Tahun 0,61
Alternatif 3 – 64, 066 – 2,01 % 14,39 Thn 0,18

 

  • Dari kapasitas penumpang per hari dan analisa keuangan maka ditentukan jumlah bus yang dibutuhkan sistem busway kota Yogyakarta sebanyak 24 unit. Dengan jadwal keberangkatan pada menit ke-0, ke-5, ke-10, ke-18 dan seterusnya.

 

SARAN

Secara keseluruhan, jurnal ini sudah cukup lengkap dan memenuhi standar penulisan. Namun, ada beberapa hal yang menjadi critical review antara lain pembuatan peta rute busway, yang sangat terbatas dengan ruang yang ada pada layar, dan animasi menjadi sangat kecil untuk diamati dan susah diamati secara keseluruhan. Selain itu, masih banyak faktor – faktor yang harus dibahas selain jadwal keberangkatan bus dan penumpang potensial yang menjadi masalah transportasi.

2 thoughts on “MASALAH TRANSPORTASI

  1. Selamat Pagi Mbak, saya bermaksud untuk bertanya mengenai penelitian yang mbak lakukan ini, apakah ada email yang bisa saya kontak? Terima Kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s